Selasa, 18 Maret 2008


Seuntai kata tertata indah bagai air mengalir seakan terdengar sangat lirih. Bilamana raga tak mampu bertatap sepenggal kata tak pernah terucap, walau dari hati tertuang rasa yang terpendam, aku pun hanya goresan kata yang tak berabjad . Kepedihan bukanlah khir dari kebahagiaan, walau kebahagiaan bukanlah akhir dari segalanya....Dirimu seperti kilauan mentari yang tak mampu lagi menerangi indahnya pagi......

3 komentar:

yeyen mengatakan...

wah bagus banget.......
tapi aku curiga jangan-jangan kamu cuma nyontek.

ganatitiana@gmail.com mengatakan...

hai wiwin wah puisinya bagus banget kamu emang jago yah buat puisi dlm banget lho.
artikel dan isinya penuh dengan warna cerah pokoknya begus deh.
Sarn aku kamu lebih baik cari deh informasi tentang hal lain trus kmu masukkan ke dlm boggermu ok......

anasepti mengatakan...

hay win...
wah kata2nya bagus banget,